Tentang Kolegium

Pelayanan Penyakit Jantung dan Pembuluh Darah di Indonesia mulai berkembang dengan  berdirinya  Perkumpulan Kardiologi Indonesia (Indonesia Heart Association) pada tanggal 16 Nopember 1957. Didasari pemikiran visioner bahwa lahan kardiologi sangat luas dan berkembang dengan sangat pesat sehingga perlu sebuah spesialisasi tersendiri di luar spesialisasi Ilmu Penyakit Dalam. Hal ini terbukti dengan data bahwa sejak tahun 1980, penyakit jantung dan pembuluh darah di Indonesia telah menduduki peringkat pertama sebagai penyebab kesakitan maupun kematian. Data yang diperoleh dari Badan Litbang Departemen Kesehatan RI, persentase kematian karena penyakit jantung meningkat dari 5,9% (1975) menjadi 9,1% (1981), 16,0% (1986), 19,0% (2000) dan 24,3% (2002) di Indonesia.

Kolegium Ilmu Penyakit Jantung dan Pembuluh Darah adalah satu-satunya Kolegium yang bertanggung jawab dalam bidang Kardiovaskular di Indonesia dan telah disahkan oleh Kolegium Kedokteran Indonesia (KKI) dengan SK No.072/S.Kep/MKKI/IX/2006.

Adapun sekilas tugas-tugas Kolegium Ilmu Penyakit Jantung dan Pembuluh Darah adalah sebagai berikut.

 

Visi

Menghasilkan dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah (SpJP) yang memiliki kemampuan akademik dan profesional yang tinggi sesuai dengan standar regional maupun internasional, menjunjung tinggi etika kedokteran Indonesia serta berperan dalam pelayanan kardiovaskular yang berkualitas khususnya untuk memenuhi kebutuhan di Indonesia.

Misi

Menghasilkan dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah yang mempunyai kepakaran di bidang medik kardiovaskular, antara lain:

1. Kepakaran Klinik (Clinical Expertise)

2. Komunikator

3. Kemampuan Bekerja Sama (Kolaborator)

4. Manager

5. Advokasi Kesehatan

6. Ilmuwan (Scholar)

7. Professional